Commushou 1-7

Donate to Paypal!

BAB 1: MASA BAYI
STORY 7: DIIKUTI DUA KNIGHT


Sekarang Fillianess menemani kita untuk sampai ke rumah kami dengan dua bawahannya.

“Fillianess-sama, meninggalkan kami di tengah jalan dan berlari sangat mengerikan~“

“Karena aku tahu bahwa menggunakan peralatan half plate mail dan itu berat jadi itu sebabnya kaki kita jadi kurang mampu. Meskipun aku tahu bahwa kita bermaksud untuk berjalan dalam kecepatan tetap, aku minta maaf karena meninggalkan kalian berdua semauku sendiri.“

“Meski menggunakan peralatan ringan....Kaki Fillianess-sama terlalu cepat.“

Kedua knight yang mengikutinya yang menamakan dirinya Margit dan Aretta jauh lebih tua dari Fillianess-san tapi mereka menggunakan kehormatan saat berbicara dengan Fillianess-san.

Margit-san adalah Saint Knight yang dipekerjakan sebagai knight dan Aretta-san adalah tenaga medis.

Meskipun itu job tipe Recovery (Pemulihan), tapi karena dia mampu menggunakan senjata sampai batas tertentu, dia tidak diberi tugas di knight sebagai pengguna sihir pemulihan [Healer (Penyembuh)] tapi tugas unit medis [Medic (Perawat)] adalah situasi yang dikenal.

“Aku sungguh menyesal, bahkan membawa barang-barang kami. Kalian sungguh membantu.“

Meskipun Remillia kaa-san di tengah-tengah belanjanya tapi karena dia terluka, barang-barang diserahkan kepada Margit-san.

“Ah, tenang saja~. Meskipun aku lambat dalam berjalan tapi aku punya kekuatan lebih dibandingkan dengan Fillianess-sama.“

“Muu.....Bahkan aku, setelah ini akan menumpukkan pelatihan yang bahkan lebih berat daripada terakhir kali. Aku akan terganggu kalau kau terlalu senang sendiri“

“Bukankah sudah ada kekuatan yang kuat pada lengan ramping Fillianess-sama? Juga bukankah ada orang yang bisa mengalahkan Maru-san di panco.“

Margit-san tampaknya memiliki julukan “Maru“.

Aku yang sedang digendong oleh Remillia-san di punggungnya mencondongkan telingaku untuk mendengar percakapan ketiga ini.



◆Log◆
  • [Charisma] telah dipanggil! Perhatian “Margit“ dan “Aretta“ telah diperoleh.


[Tidak tidak, aku tidak berencana untuk melihat statusnya segera.]

Maru-san dan Aretta-san mendekatiku untuk melihat wajahku.

Perawakan Maru-san adalah tinggi, dia memiliki rambut merah panjang yang terhubung dengan dasi dan dia masih gadis cantik berkulit putih meskipun dia ada bintik-bintik.

Meskipun seluruh tubuhnya mengeras oleh peralatan half plate mail, bagian dada dan sendi masih diproduksi untuk digunakan wanita...... Sepertinya ada perbedaan untuk armor yang ditujukan untuk laki-laki dan ditujukan untuk perempuan.

Dan Aretta-san memiliki rambut semi panjang ringan berwarna coklat yang tampak seperti penampilan seorang wanita kantor dari distrik kantor di kehidupan nyata. Dia terlihat seperti seorang mahasiswa untuk usianya.

“.....Tolong lihat ke arahku~. Atau aku harus menggunakan kekuatan untuk membuatmu melihat ke sini~“

“Memaksa membuatnya melihat ke sini, apa yang kaukatakan untuk seorang bayi? Itu jelas buruk.“



◆Log◆
  • [Charm] telah dipanggil!  “Margit“ gagal untuk menolak dan telah masuk dalam keadaan terpikat.
  • [Charm] telah dipanggil!  “Aretta“ gagal untuk menolak dan telah masuk dalam keadaan terpikat.


“....uh, Hmm? Ada suatu perasaan aneh di dadaku sejenak... aku tidak makan apa-apa yang aneh, sih.....Aretta-chan, bisakah kau lihat itu nanti?“

“Aku juga, ada sesuatu....rasanya aku tidak bisa menetap atau sesuatu. Ah, Um, Remillia-san, siapa nama anak ini.....?“

“Ah, itu lagi huh...... Aku tidak percaya padamu Hiroto. Aku sangat menyesal, oke? Anak ini memiliki beberapa sisi misterius.“

Berbahaya untuk memanjakanku, itulah apa yang Remillia-san jelaskan sekarang. Mungkin pasti benar dan itulah sebabnya mulai hari ini dan seterusnya, aku akan menaikkan targetku.

Sepertinya secara bertahap aku berubah menjadi orang jahat......

Tapi, [Suckling (Menyusui)] bukanlah perbuatan jahat.

Melakukan perbuatan jahat membangkitkan [Karma] meter dan aku yakin bahwa itu akan ditampilkan dalam log...... Ini akan menampilkannya dalam sistem seperti tidak ada masalah dengan perbuatan itu.

Terlepas dari [Karma], demi tidak membuat ibuku cemburu, aku tidak yakin apakah aku harus berhenti menerima ASI dari orang lain......

[Pada saat ketika aku memiliki kemampuan untuk bergerak sendiri, dan bila sesuatu seperti beberapa saat yang lalu terjadi.......Pada saat itu, aku ingin melindungi ibuku sendiri.]

“Mu....matanya melihat sesuatu yang jauh. Meskipun dia masih bayi, aku tidak yakin mengapa ia memiliki kesan bijaksana dalam ini.“

“Bahkan bayi memiliki berbagai hal yang mereka pikirkan, tahu~. Meskipun dia tidak melihat ke sini, dia benar-benar lucu ya. Ah, baba~ licky licky ba~!“ (Bicara mirip bayi atau membuat ekspresi bayi tertawa)

“Maru-san, untuk jaga-jaga kalau kau lupa, kau adalah anggota dari kumpulan knight jadi.....tolonglah memiliki sedikit rasa hormat pada diri sendiri.“

Meskipun tubuh Maru-san besar tapi hatinya masih seorang gadis.....Cukup berbeda dari game.

Itu karena dia berdiri dekat dengan Fillianess sampai ia memiliki perasaan segar ini darinya.

Aku juga tidak tahu bahwa Aretta-san adalah karakter yang serius.

◇◆◇

Di tengah gereja di bagian utara dari Miserre adalah kediaman besar telah berkumpul.

Salah satu dari kediaman besar adalah rumah kami.

Populasi kota ini adalah sekitar 1500 orang dan sekitar 300 keluarga berada di lingkungan ini.

Karena populasi jauh lebih besar dibandingkan dengan game, hampir semua orang yang kulihat adalah orang yang tidak kutahu, tapi kadang-kadang ada orang yang kuingat.

Meskipun Sarasa-san adalah salah satu orang yang kuingat, hanya Heinz dan Riona adalah orang yang tidak muncul dalam game.

Keluarga kami dan keluarga Sarasa-san juga sama dengan hanya memiliki tiga anggota yang merupakan kasus langka karena 5 - 6 anggota keluarga adalah rata-ratanya.

Meski keluarga Sarasa-san tinggal di sebelah kita, tetapi rumah mereka lebih kecil dibandingkan dengan kita.

Rumah kita adalah dua lantai dan bahkan memiliki ruang bawah tanah sementara Sarasa-san hanya bangunan satu lantai.

Hanya untuk menunjukkan betapa besar perbedaannya dengan keturunan Remillia-mama.

Meskipun kota tertutup dengan pagar yang terbuat dari kayu dan karena monster berbahaya tidak sering terlihat di sini, itu tidak dipertahankan dengan ketat.

Bila goblin akan muncul tiba-tiba, para penjaga akan cepat mengusir dan menangkap mereka.

Meskipun ada monster level rendah dan hewan kecil dekat kota, mereka akan pergi ke dekat kota kecuali untuk musim kawin dan untuk memulainya, kebanyakan monster tidak menyerang kota-kota.

Dengan kata lain, Miserre pada dasarnya adalah sebuah kota yang damai.
Meskipun peristiwa seperti yang terjadi beberapa saat yang lalu jarang terjadi, setelah ini, aku ingin berhati-hati di masa depan.

“Jadi ini adalah tempat tinggal Remillia-sama....Sudah kuduga, itu dibuat sesuai dengan tradisi Harvits.“

“Ya, ayah mewarisinya dari kakek, dan orang-orang dari kota dipekerjakan untuk mengelolanya. Setelah Ricardo dan aku meninggalkan ibukota karena beberapa keadaan, sekarang kita meminjam tempat ini.“

“Karena ini adalah rumah ayah Anda maka Anda tidak meminjamnya tapi bukankah lebih baik untuk mengatakan bahwa tempat ini telah diberikan kepada Anda?“

Meskipun Maru-san memberi pertanyaan naif, tampaknya ada jaring kompleks hubungan orangtua Remillia-mama dan itulah mengapa ia menyatakan hal itu dengan kata-kata “Meminjam tempat ini“.

Hal itu juga dirasakan oleh Fillianess-san dan Aretta-san yang membuat mereka tersenyum masam.

“Aku minta maaf untuk ketidakpekaan bawahanku.......Keterusterangan Maru adalah titik kuat dari miliknya tapi kadang-kadang dia terlalu terus terang.“

“Uuuh....A-aku sangat menyesal, aku tidak bisa membaca suasana hati.“

“Menggunakan kata-kata yang tidak tepat akan menyebabkan kau harus diasingkan dari kumpulan knight...... adalah apa yang mungkin terjadi jadi harap berhati-hatilah untuk tidak membiarkan hal seperti ini terjadi lagi. Bagaimanapun menunggu lama, dan dijemput oleh Fillianess-sama.“

Seperti halnya Margit-san diasingkan dari kumpulan knight karena membiarkan kata-kata yang tidak tepat keluar dari mulutnya.......Yah apa yang bisa kukatakan karena dia seorang karakter mudah lupa.

Namun, aku yang mudah disalahpahami oleh orang lain dan menjadi tidak tenang yang menghasilkan aku mengatakan kata-kata yang tidak tepat telah terjadi berkali-kali di kehidupan masa laluku tapi aku masih memiliki beberapa rasa keintiman saat itu.

Itulah sebabnya, pada saat ketika aku masuk rumah, aku menunjukkan status Maru-san dan Aretta-san.



◆ Status ◆

Nama: Margit Clayton

Ras : Manusia

Jenis Kelamin : Perempuan

Umur : 16 tahun

Level : 8

Job: Knight

Hp: 460/460

Mp: 24/24

Skills:

Club Mastery: 25

Armor Mastery: 30

Way of the Knight: 20

Physique: 35

Maternity: 28

Misfortune: 10

Action Skill:

Impact: (Club Mastery 20)

Salute: (Way of the Knight 10)

Breastfeeding: (Maternity 20)

Passive skill:

Club Equipment: (Club Mastery 10)

Spirit: (Way of the Knight 20)

Armor Equipment: (Armor Mastery 10)

Armor Defense UP: (Armor Mastery 20)

Heavy Armor Equipment: (Armor Mastery 30)

Rearing: (Maternity 10)

Happening: (Misfortune 10)

Lemah melawan Orc

Sisa skill point: 4



◆ Status ◆

Nama: Aretta Hummingbird

Ras : Manusia

Jenis Kelamin : Perempuan

Umur : 20 tahun

Level : 11

Job: Medic

Hp: 76/76

Mp: 120/120

Skills:

Cane Mastery: 10

Light Protector Mastery: 10

White Magic: 10

Medical Soldier: 30

Magic Attainments: 10

Physique: 3

Maternity: 19

Elegance: 10

Active Skill:

Recovery Magic Level 1: (White Magic 10)

First Aid: (Medical Soldier 10)

Bandage Making: (Medical Soldier 20)

Poison Extraction: (Medical Soldier 30)

Passive Skill:

Cane Equipment: (Cane Mastery 10)

Light Protector Equipment: (Light Protector Mastery 10)

Manners: (Elegance 10)

Rearing: (Motherhood 10)

Mudah untuk [Darah mengalir ke kepala] (mudah marah)

Sisa skill point: 13



[Hanya melihat ini telah membiarkan aku memahami berbagai hal]

Jika Fillianess-san memiliki [Way of the Knight] maka akan sesuai untuk gambarannya, tapi dia tidak memilikinya.

Ini bukan skill yang diperlukan untuk menjadi seorang knight karena hanya memenuhi persyaratan akan membiarkanmu mengubah job.
Masih mirip dengan game.

Singkatnya, Fillianess-san sudah menjadi Saint Knight dan demi menjadi seorang knight, Maru-san memperoleh skill karakteristik knight [Way of Knight]

Sangat menyenangkan bahwa dia memiliki batas besar, gadis-gadis itu tidak menyadari skill mereka dengan sadar diri.

Sewenang-wenangnya menghilangkan yang diperlukan, sampai ke titik di mana active skill dan passive skill dipanggil diam-diam.

Meski ada juga pengecualian, ketika menjalankan kelipatan 10.

[Namun, Fillianess dan dua gadis itu juga, aku jadi penasaran tentang kelemahan pasif yang menyertainya........]

Female knight jadi lemah terhadap Orc berarti bahwa saat knight squad mendapat penaklukan misi Orc yang kemungkinan besar melibatkan Orc, kemungkinan besar mereka akan memukul dengan skill orc [Filthy Shriek].

Seseorang akan jadi melemah saat bertarung melawan Orc jika mereka mendengar skill itu.

Jika ada yang berhasil mengalahkan dan Overkill Orc maka [Lemah melawan Orc] secara alami akan hilang dan meskipun Fillianess [Agak lemah melawan Orc], Maru-san biasanya [Lemah melawan Orc].

Female knight jadi lemah melawan Orc adalah gambaran [Eternal Magia] telah dilindungi dengan setia yang merupakan alasan untuk sistem ini jadi seperti ini.

[Setelah itu, Fillianess juga lemah melawan slime....Dan Maru-san memiliki misfortune skill saat Aretta-san mudah marah.]

Aku tidak yakin apakah ini adalah petunjuk untuk menangkap mereka dan itu tidak melebihi apa yang sudah kutahu.

[Uhn....Tunggu sebentar. ‘darah mengalir ke kepala‘ adalah hal itu, status buruk yang kau dapatkan saat memasuki kamar mandi....kamar mandi......]

Sementara aku berpikir sendiri, Remillia-mama memandu setiap orang ke ruang makan rumah kami.

Fillianess-san memiliki penampilan mengeluh sambil melihat-lihat lingkungan rumah, Maru-san biasanya mendekati perabotan dan melihat mereka dan Aretta-san sedang mendesah sambil meletakkan telapak tangannya ke pipinya.

Ketiga gadis memiliki kepribadian masing-masing huh...... Meskipun itu sama dengan Tanya-san dan yang lainnya.

“Gadis-gadis, kalian semua lelah dari perjalanan panjang, kan? Aku akan memanaskan kamar mandi jadi silakan masuk kamar mandi dan menyegarkan diri.“

“Apakah sungguh baik-baik saja? Kami berencana menyewa sebuah penginapan di kota.“

Fillianess-san bertanya malu-malu atas perhatian ibuku.

Ibu tersenyum riang dan menjawab.

“Meskipun Miserre adalah kota kecil, dengan alasan berburu dan tambang yang dekat dan itu sebabnya para petualang telah memakai penginapan selama beberapa hari. Orang-orang yang tidak tahu tentang itu akan belajar tentang hal itu di bar dan itu akan menjadi situasi yang mengerikan.“

“Fu......aku benar-benar tidak bagus di tempat-tempat yang berbau alkohol~. Aku sudah akan merasa mabuk hanya dengan membayangkan hal itu.“

“Aku juga, aku lebih memilih tempat untuk beristirahat yang tidak berisik dan memiliki atap.“

Meskipun Maru-san dan Aretta-san mengatakan pendapat mereka dengan terus terang, tampaknya Fillianess-san memiliki perasaan yang sama tentang hal itu dengan mereka berdua.

“Baiklah.....Kita berterima kasih atas utang ini. Meskipun aku berpikir bahwa kita akan harus mencari tempat tinggal setelah berbicara dengan Sir Ricardo, aku akan menerima tawaran Anda untuk meminjam kamar di rumah ini.“

“Fufu.....Tidak apa-apa untuk tidak berbicara dengan kata-kata kaku. Setiap kali Fillianess-sama benar-benar terlalu serius.“

“Mu.....A-aku seorang wanita yang hanya tahu bagaimana menggunakan pedang......aku tidak tahu tentang ketidaksopanan dan itulah sebabnya ketika aku belajar tentang hal itu saat bekerja, aku sering meminta maaf.... “

Fillianess-san akan seperti ‘Begitu, ya...Seperti yang kupikirkan‘.
Dia pirang dan memiliki kecantikan menghancurkan bumi dan dengan penampilan itu, aku membuka keinginanku dirangsang olehnya meski aku baru berusia 0 tahun.......

“Meskipun [Thunder god] Raijin-sama memiliki kekuatan seperti monster dalam pertempuran namun pada kenyataannya, kau memiliki bagian sangat indah~“

“Kekuatan seperti monster katamu......tolong menahan diri dari menggunakan kata-kata aneh seperti itu, Maru-san. Mengatakan itu dihadapan dukedom terkuat Fillianess-sama yang menawan adalah tidak pantas.“

“Mouuu, itu baik-baik saja jadi berhenti. Meski Anda memanggilku dukedom terkuat, aku hanya akan jadi malu.....Aku masih belum berpengalaman dalam banyak aspek. Aku ingin buru-buru dan tumbuh dewasa agar aku dapat melihat kalian berdua di pijakan yang sama.“

Kata Fillianess-san saat ia mengambil paket di bagasinya.
Itu ransel kulit yang meski tidak sesuai peralatan knight, itu cukup baik untuk digunakan sebagai kotak [Inventory].

Sesuai dengan game, dengan hanya nilai numerik ditampilkan untuk kapasitas persediaan, itu menjadi aturan massa untuk mengabaikannya dan hanya meletakkan barang-barang mereka di dalam....Ah, sudah kuduga, aku benar.

Ketika Fillianess-san melepas armornya, Armor, armor bahu dan pelat dada yang memiliki ukuran yang tampaknya tidak mungkin untuk dimasukkan ke dalam ransel benar-benar dikemas di dalam tas.

Meskipun aku tidak mengerti bagaimana itu bisa terjadi, tapi masih, itu sangat nyaman.

“Meskipun kau kuat, kau masih memiliki tubuh sangat ramping ya....tapi dibandingkan dengan....“

“Mu...Nah, Anda dapat mengatakan itu meskipun aku tidak bisa mengembangkan otot dengan mudah, aku hanya mengompensasi dengan teknik yang mana yang telah kupikirkan sendiri.“

Meskipun bagian yang Remillia-san tatap adalah dada Fillianess yang baru saja terlihat saat dia melepas armornya, Fillianess-san gagal menyadarinya. Meskipun dia kurus, dadanya lebih besar daripada milikku adalah apa yang ibuku khawatirkan di dalam pikirannya.

[Ta-Tapi.....aku tidak berpikir bahwa dia akan melepas armornya tidak termasuk pakaian armor jadi ini menjadi sebuah tontonan yang benar-benar menakjubkan.....Aku tidak akan menunjukkan Ricardo papa ini.]

Sementara menutup mataku dari dosa-dosaku sendiri, aku melihat tiga wanita yang telah melepas armor logam mereka.

Karena perawakannya Maru-san tinggi, bahkan dengan dada besar, dia tidak punya celah bila dibandingkan dengan milik Sarasa-san.
Dan, untuk Aretta-san juga........

“Hou......“

“A-ada apa Remillia-sama....Saat membuat reaksi seperti itu, aku akan malu.“

“Oh-oh tidak....Aku sangat menyesal, tak ada apa-apa jadi jangan memikirkan hal itu.“



◆Log◆
  • “Remillia“ bergumam. “Aku tidaklah kecil, sudah kuduga begitu.“
  • “Fillianess“ bergumam. “Sungguh beruntung bahwa kita bisa melangkah ke kamar mandi dengan datang lebih awal. Karena aku benar-benar berkeringat setelah kejadian beberapa saat lalu.....“
  • “Margit“ bergumam. “Aku ingin tahu apa makan kami hari ini~“


Ini masih akan ditunjukkan di dalam log meski itu bergumam sangat tenang dan di masa depan, aku berharap bahwa ini tidak menjadi halangan....adalah apa yang kupikir.

Nah kalau kata-kata mereka tidak keluar dari mulut mereka maka tidak akan ditampilkan di dalam log.

Dengan kata lain, itu tabu untuk membicarakan tentang payudara dengan Aretta-san.

Perawakan Remillia mama sama dengan miliknya yang belum dapat dikatakan bahwa dia memiliki sosok ramping.

Aku yang memastikan Maternity-nya 19, berpikir jika [Maternity] adalah proporsional dengan ukuran dada seseorang.

Karena [Maternity] skill memberikan plus dalam ukuran yang menunjukkan bahwa perbedaan yang meluas.....adalah apa yang kupikirkan yang sangat tak sopan dariku.

Namun, perutku menjadi kosong karena waktu telah berlalu dari terakhir kali aku diberi ASI.

Aku bertanya pada Remillia-san untuk memberi makan aku lagi......yang kugunakan dengan pikiranku.

“Remillia-sama, Anda sedang terluka, kan? Aku mohon maaf karena terlambat menyadarinya....Biarkan aku memperlakukan Anda segera.“

“T-tidak, itu benar-benar tidak seserius itu untuk luka seperti ini.“

“Tidak, Anda telah menerima beberapa goresan. Bila kita tidak segera mensterilkan goresannya...“

Skill Aretta-san sangat hebat saat dia memperlakukan goresan Ibu di lengannya.

Dia membuat [Clean cloth (Kain bersih)] dengan penggunaan [Bandage formation (pembentukan perban)] skill dan setelah dibalut, ia segera menggunakan [Emergency Treatment (Pengobatan darurat)] untuk mengobatinya.

Healing magic yang digunakan dalam desinfektan berakhir dan HP Ibu benar-benar pulih

“Tolong beristirahatlah untuk hari ini. Luka Anda juga akan hilang dalam beberapa jam.“

“Y-Ya.....tapi ini meresahkan. Anak ini masih belum bisa mandi sendiri dan itu akan membutuhkan waktu sebelum suamiku pulang ke rumah.“

“Kalau boleh, kita bisa memandikannya~. Kan Hiroto-chan?“

[Apa yang-]

Aku tidak sengaja meragukan telingaku.

Aku berpikir bahwa itu adalah takdirku untuk mandi dengan papa hari ini, tapi untuk Maru-san yang tanpa ragu mengundangku...... baik, bukannya dia benar-benar akan melakukannya sih.



◆Log◆
  • “Filiannes“ menjadi waspada.
  • “Margit“ menatap Anda
  • “Aretta“ menatap Anda


◆Dialog◆
  • “Margit“ menunggu perintah Anda. Akankah Anda memerintahnya? YA/TIDAK
  • “Aretta“ menunggu perintah Anda. Akankah Anda memerintahnya? YA/TIDAK


[Ini terjadi karena mereka berada dalam keadaan terpikat ya....tapi aku tidak ingin membuat Remillia mama cemburu.....A-Apa yang harus kulakukan.....!]

“U-umm....saat kalian mandi dengan anak ini, yah, apa yang bisa kukatakan, kalau kalian tiba-tiba memiliki perasaan seperti ingin memberinya makan....ah, apa yang bisa kukatakan lebih jelasnya....“

“U-umm, kupikir aku bisa mengatasi ini sehingga itu akan baik-baik saja. Meskipun tidak mungkin untuk Aretta-chan.“

“Haaa....ha, Tolong jangan katakan begitu jelas! Dia lebih khawatir tentang itu!“

“Muu....Meskipun itu baik untuk Maru-san, bagiku.....untuk tubuhku ini yang telah kutawarkan pedangku pada Tuhan, untuk dengan mudah membiarkan ketelanjangan dilihat.“

[It-Itu benar! Bila aku akan memasuki mandi dengan mereka, itu akan menjadi jelas bahwa semua peralatan kami benar-benar akan dilepas.....dan yang juga akan mencakup circlet Fillianess-san juga....!]

Meskipun belum dilepas untuk saat ini, tapi tentu saja pada saat dia akan mencuci rambutnya, dia akan melepasnya.

Pada saat itu, bila [Charm] skill berhasil maka....!

“U-umm, Remillia-sama, tolong, biarkan kita mandi dengan Hiroto-chan~!“

“Aku juga akan meminta izin Anda. Umm, ini akan menjadi untuk kepentingan referensi masa depan....adalah apa yang kusuka sebut jadi itu sebabnya meskipun tak sopan, bila Anda akan membiarkan kami masuk kamar mandi dengan bayi Anda maka itu akan menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi kami.“

“B-bahkan Aretta juga....Kenapa kalian berdua ingin mandi bersama dengan Hiroto sih..!!“

Wajah Fillianess-san memerah saat ia membuat reaksi yang seperti tidak bisa percaya pada apa yang terjadi.

Tapi, niat Maru-san dan Aretta-san benar-benar tak tergoyahkan dan menatap lembut padaku.

——astaga, aku telah melakukan dosa lagi.

Dengan kata lain, itu karena aku telah memberi [Order (Perintah)] kepada Maru-san dan Aretta-san.

Meskipun perbuatan ini perlu dipertanyakan untuk sistem, [Karma] yang tidak bisa dilihat akhirnya akan menumpuk....Ya, aku seorang pria yang telah menjual jiwanya demi meningkatkan skillku.

“B-Bila itu seperti apa yang kalian katakan....Aku mengerti, aku akan meninggalkan dia pada kalian semua. Hiroto, Jangan tinggalkan aku ok?“

Remillia mama menyerahkan diriku pada Maru-san.

Fillianess-san yang merupakan satu-satunya orang yang tersisa yang menentang ide ini kini memiliki bibirnya gemetar dengan suara purupuru dan matanya ingin menangis.

Sialan…..Melihat seorang gadis berusia 14 tahun menangis seperti ini membuatnya terlihat menyedihkan di mataku.

Tapi, aku telah mengubah hatiku menjadi iblis.

Saat akhirnya sadar bagiku untuk memperoleh [Saint Knight] skill, mewarisi jiwa knight sombong dan aku akan berjanji untuk menggunakan kekuatan ini untuk membela rakyat.....!

[Holy Sword Skill! Holy Sword Skill!]

Melihat Fillianess-san yang gemetar akhirnya membuatku terbangun dari pikiran terdalamku.

Betapa kasarnya diriku.

Tapi apa boleh buat, karena ada Saint Knight di depan mataku, perlukah aku mengabaikan dan berjalan menjauh dari kesempatan ini? TIDAK!, Bukan itu saja.

Sementara Fillianess-san yang tinggal di rumah ini, aku akan benar-benar MENAKLUKKANnya.

Kesempatan ini bagiku datang dalam kontak dengannya sambil aku masih bayi, aku pasti tidak akan membiarkan kesempatan ini lepas dari telapak tanganku.

“Fillianess-sama, kita tidak mengatakan apa-apa tentang membuatmu melakukan sesuatu yang mustahil~. Kita berdua saja sudah cukup untuk membantunya mandi.“

“Y-ya, benar. Ooh, jangan, aku akan malu bila kau menunjukkan mata berkaca-kaca....tapi dia hanya seorang bayi, kan?“

“.....da, Da“

Meskipun aku sudah memberikan kelucuanku padanya, aku masih tidak bisa menggerakkan hati Fillianess-san......Tidak ada lagi yang bisa dilakukan huh.

“A-Aku.....Aku tidak membenci bayi. Tapi, Hiroto akan mengubah wajahnya sekaligus. Aku yakin bahwa kemungkinan besar, itu akan berakhir saat aku akan dibenci olehnya.“

“Hal seperti itu tidak akan pernah terjadi, aku baru mengatakan itu beberapa saat lalu bahwa anak kita ini benar-benar melekat pada Fillianess-sama. Tidak salah lagi.“

[Mama…..!]

Aku yang sudah sangat memutuskan Remillia mama membantuku dengan dia melanjutkan.
Meskipun ia mengucapkan kata-kata dengan perasaan murni, apakah itu mustahil bagiku maka satu-satunya metode yang tersisa adalah untuk membujuk ibuku.

“......Kalau ibunya mengatakan demikian. Sesuatu seperti meragukan, aku tidak akan melakukan hal yang kasar“

Fillianess-san yang menerima pandangan semua orang membuat Fuu~ sementara ekspresinya melunak.

Dan aku yang sedang digendong oleh Maru-san yang diterima dengan lembut.

“Aku tidak tahu apakah kau takut padaku tapi tolong jangan dingin terhadapku. Kita akan berendam di dalam bak mandi bersama-sama nanti jadi mari kita rukun.“

[AKU TIDAK MENYESAL SELAMA HIDUPKU....!]

Fillianess-san mengatakan itu sambil menatapku.

Aku tidak akan pernah melupakan saat-saat ini.

Tidak, di sini adalah di mana kendala akan dimulai.

Aku akan melewati penjagaan Fillianess-san tanpa gagal dan ada baiknya jika itu hanya sekali, tapi aku pasti akan mendapatkan [Holy Sword] skill dengan tanganku........untuk akhir yang pahit, demi memanjat berbagai kesulitan yang akan terjadi!

“Meskipun ia menghadap ke arah lain untuk waktu yang lama. Seperti yang kupikirkan begitu, Mungkin aku harus mengecualikan diri dari memasuki kamar mandi dengannya.“

“Apa yang kau bicarakan~, setelah [Thunder God] Raijin-sama menyatakan sesuatu maka itu akan menjadi buruk jika dia akan menarik diri dari apa yang dia katakan ~.Ayo pergi!“

“Anak ini.....KebaikanKU dengannya tidak baik tapi mengapa aku tidak bisa menatap matanya........Apa ini hal yang kurasakan.......? “

Aku yang sekarang sedang dibawa ke kamar mandi dillepaskan bajunya oleh Remillia mama sambil memiliki tampilan seperti dia sudah menyerah.

Karena aku akan menjaga sikap tenang, aku meminta pengampunanmu untuk meninggalkanmu saat ini.

Sekarang, pada saat ini, pertandingan hidupku dimulai.



0 Response to "Commushou 1-7"

Posting Komentar