Jumat, 01 Juni 2018

Charging the Hero - Jurnal

Sengaja kasih ini, banyak yg copas--
http://setiakun.blogspot.com
Jangan yg lain tetap di sb translation

5 Desember. Aku telah menulis jurnal ini selama lebih dari sepuluh tahun, tapi kurasa aku akan menghentikannya hari ini.

Suatu hari, surat pengirim yang tak dikenal dikirim padaku. Isinya menunjukkan bahwa raja iblis yang dihancurkan oleh pahlawan lebih dari lima puluh tahun yang lalu masih hidup, dan masih berusaha untuk menggulingkan dunia.

Sejujurnya, aku tidak bisa mengukur keaslian surat itu. Sejak lama kehilangan minat di dunia ini, berharap hari demi hari tidak ada yang lain kecuali ketenangan, apakah surat ini tidak lain hanyalah lelucon, atau pemberitahuan dari yang berwawasan tentang plot sumber kejahatan yang berputar-putar, aku tidak punya ide sekecil apapun

Memikirkan kembali semuanya saat ini, aku menyesal bahwa aku seharusnya sudah melihat kejadian dengan lebih objektif.

Aku tidak memiliki apa yang mayoritas masyarakat anggap sebagai akal sehat. Setelah gagal menjalani hidup yang bisa disebut normal, aku belum memiliki pengetahuan atau penilaian semacam itu.

Jadi aku telah memutuskan untuk percaya.

Bahwa setiap bagian dari surat ini dari tempat yang tidak diketahui itu asli, bahwa sumber kejahatan ada untuk mengancam kedamaian dunia sekali lagi, dan bahwa aku...

Punya cukup tenaga untuk menghabisinya.

Rupanya, di pembuluh darahku mengalir darah pahlawan yang membasmi iblis dari dunia dulu.

Mengapa aku memilih untuk pindah? Mungkin karena darah sang pahlawan terlambat membangkitkan tubuhku, dan mungkin aku telah pindah karena suatu alasan yang sama sekali tidak relevan dengan semua itu.

Aku tidak tahu apa-apa tentang dunia, tapi yang sebenarnya tidak kuketahui adalah perasaanku sendiri pada saat ini.

Mengapa aku melakukannya, bahkan sekarang aku tidak bisa mengatakannya.

Bahwa aku menulis entri terakhir ini adalah karena aku percaya meletakkannya di atas kertas akan berguna dalam mendapatkan pemikiranku secara berurutan.

Bukan berarti bagiku untuk mengangkat ingatan nanti, atau terobsesi pada saat-saat berlalu.

...Tapi aku ngelantur.

Aku baru berumur delapan belas tahun, tapi ini pertama kalinya aku menulis jurnal sepanjang hari ini.

Aku tidak pernah mengalami saat yang menggerakkan hatiku seperti beberapa minggu terakhir ini.

Ah, begitu. Akhirnya aku mengerti. Aku sangat senang.

Sepanjang hidupku, aku selalu dididik untuk membunuh kejahatan. Hanya untuk mengalahkan penjelmaan kejahatan yang mungkin atau mungkin tidak terlahir kembali di masa depan, aku melatih tubuhku, mengayunkan pedangku, dan tidak menunggu apa-apa selain momen yang akan datang.

Sudah lama aku menunggu. Aku telah berhenti berbaur dengan manusia, menjalani kehidupan yang sepi dengan alam, mengayunkan pedangku melalui perubahan musim saat aku terus menunggu.

Itu benar-benar keabadian. Mungkin sesuatu yang disebut raja iblis sudah tidak ada lagi di dunia ini, dan aku telah menjadi eksistensi yang tidak perlu bagi dunia. Pikiran itu telah melanda pikiranku.

Itu adalah pikiran yang paling menakutkan. Bahwa tidak ada yang membutuhkanku, ketika kupikir aku hanya untuk menua dan mati, aku tidak dapat menghentikan tulangku yang gemetar. Aku tidak bisa tidur di malam hari.

Jadi saat aku menerima surat itu, itu adalah kegembiraan terbesar hidupku.

Hidup ini akhirnya berakhir. Aku bisa pergi ke dunia baru.

Aku percaya itu sendirian, dan melakukannya.

Benar. Memang benar, pada malam itu dua puluh lima hari yang lalu, aku membunuh raja iblis itu.

Sepertinya pengacaraku akan datang besok. Aku tidak tahu orang macam apa yang akan datang, tapi aku ingin membocorkan semua yang kulihat, semua yang kudengar, dan semua yang kulakukan persis seperti yang ,kuketahui.
Charging the Hero - Jurnal

Diposkan Oleh: SB Translation

0 Komentar:

Posting Komentar